Opini: GAYUNG BERSAMBUT WORKSHOP KEPENULISAN


Kegiatan in-2 workshop kepenulisan yang dilaksankan di gedung PGRI Kabupaten Kuningan dilaksanakan pada hari Selasa, 25 Februari 2020. Kegiatan in-2 merupakan kegiatan kelanjutan dari in-1 minggu lalu, dimana para peserta selama seminggu melaksanakan program on untuk membuat puisi dan cerpen. Selama kegiatan on berlangsung grup whataap penulis puisi dan cerpen pun menggeliat sampai tengah malam, bahkan pagi hari, untuk menyambut sang editor.

*****

EDITOR atau penyunting adalah orang  atau program yang melakukan penyuntingan (pengeditan), perubahan  pada suatu naskah, berita, audio, gambar, vidio, film baik di media cetak, media elektronik, maupun di media baru. Penulis akan bergembira jika tulisannya mampu dipahami oleh editor. Editor pun akan mudah melahirkan karya untuk segera dipublikasikan. Pembaca pun menikmati bahkan akan mengkonsumsinya dengan lejat.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal sejarahnya. Kita bisa menikmati perjalanan sejarah dari hasil tulisan. Tulisan yang tertulis pada prasasti yang kita kenal selama ini, membuktikan adanya perenungan dari penulis dan usaha pengeditan redaksi dan substansi dari editor.
Berdiri dengan anggun di hadapan peserta workshop, Ibu Windrati Hapsari tersenyum merekah, ini bertanda apresiasi untuk PGRI Kabupaten Kuningan telah memfasilitasi guru-guru untuk belajar membuat puisi dan cerpen. Di sisi lainnya tergurat di wajahnya misteri yang belum terpecahkan, antara mempublikasikan atau tidak. Naskah yang diserahkan oleh ketua PGRI terlihat begitu berat diterima, mungkin dihatinya berkata, “hebat-hebat juga guru di Kabupaten Kuningan, bisa menulis sebanyak ini.”
Saat peserta menanyakan rasa kesukaan editor dalam mempublikasikan karya di media, ternyata rasa itu bagaikan pinang di belah dua. Antara keinginan media dan penulis sama besar dan sangat serupa. Harapan itu selalu ada, ekspresi penulis berubah menjadi sumringah. Semoga karya su sastra itu kelak bisa dicicipi anak cucu kita dan tercatat dalam sejarah literasi di Kabupaten Kuningan.

Komentar